Apa yang dimaksud dengan Sumber Daya Manusia? Definisi, Metrik, dan Pentingnya

Departemen SDM menggunakan sumber untuk menemukan kandidat pasif untuk peran saat ini atau di masa depan di perusahaan. Individu-individu ini tidak secara aktif melamar untuk posisi yang terbuka namun merupakan kandidat potensial yang kuat. Memahami metrik sourcing membantu menilai proses perekrutan dan kinerja sourcing. Dalam artikel ini, Aniday mendefinisikan sourcing HR, menyoroti pentingnya metrik sourcing, dan mendiskusikan tanggung jawab dan keterampilan pencari bakat.

Apa yang dimaksud dengan Sumber Daya Manusia? Definisi, Metrik, dan Pentingnya-001

Apa yang dimaksud dengan Sumber SDM?

HR sourcing adalah proses mengidentifikasi dan menarik kandidat potensial untuk posisi perusahaan, baik untuk posisi yang saat ini sedang dibuka atau untuk peran di masa depan. Para pencari tenaga kerja, bekerja sama dengan perekrut, mencari individu-individu yang memenuhi syarat melalui berbagai metode seperti penjangkauan media sosial dan riset kompetitif. Ada tiga jenis utama sumber SDM:

  • Sumber pasif: Para pencari tenaga kerja menjangkau individu yang tidak secara aktif mencari pekerjaan namun mungkin tertarik dengan peluang karier yang menarik.
  • Sumber aktif: Perekrut terhubung dengan kandidat yang secara aktif mencari peluang kerja.
  • Sumber langsung: Sumber memilih dan merekrut kandidat untuk posisi tertentu tanpa menggunakan papan lowongan eksternal atau platform pihak ketiga.

Apa Perbedaan Antara Mencari dan Merekrut?

Sumber talenta dan perekrutan terkait erat namun berbeda. Pencarian mendahului perekrutan, yang melibatkan pencarian dan identifikasi talenta, membina mereka menjadi karyawan potensial.

Tim rekrutmen mengelola kandidat dari berbagai sumber, mengawasi penyaringan, penilaian, wawancara, dan orientasi untuk pekerjaan. Sourcing memberi makan proses rekrutmen dengan kumpulan pelamar yang memenuhi syarat.

Metrik Sumber Daya SDM

Metrik dalam sumber SDM memainkan peran penting dalam mengukur efektivitas dan efisiensi proses pengadaan. Metrik ini membantu perekrut dan profesional SDM mengukur dampak dari upaya mereka dan membuat keputusan berdasarkan data. Berikut adalah beberapa metrik penting dalam pengadaan SDM:

  • Performa Saluran Perekrutan: Metrik ini menilai efektivitas dari berbagai saluran sourcing, seperti papan lowongan, media sosial, dan referensi. Ini membantu menentukan saluran mana yang menghasilkan kandidat terbaik.
  • Waktu untuk Mengisi: Waktu untuk mengisi mengukur jumlah hari yang dibutuhkan untuk mengisi posisi pekerjaan sejak diposting. Waktu yang lebih singkat untuk mengisi posisi biasanya lebih diinginkan karena mengurangi risiko kehilangan kandidat terbaik karena kesempatan lain.
  • Kualitas Perekrutan: Metrik ini mengevaluasi kualitas keseluruhan dari kandidat yang dicari. Ini dapat mencakup faktor-faktor seperti performa kerja, tingkat retensi, dan kecocokan budaya.
  • Tingkat Konversi Kandidat: Tingkat konversi kandidat melacak persentase kandidat yang bersumber yang maju melalui setiap tahap proses rekrutmen. Tingkat konversi yang tinggi menunjukkan sumber yang efektif.
  • Biaya Per Rekrutmen (Cost-Per-Hire): Metrik ini menghitung biaya yang terkait dengan pencarian kandidat untuk peran tertentu. Mengurangi biaya per perekrutan dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan bagi organisasi.

Pentingnya Metrik Sumber Daya dalam SDM

Apa yang dimaksud dengan Sumber Daya Manusia? Definisi, Metrik, dan Pentingnya-002
Metrik sumber sangat penting karena beberapa alasan:

  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Metrik sumber daya menyediakan data konkret untuk menilai keberhasilan strategi sumber daya yang berbeda. Hal ini memungkinkan para profesional SDM untuk membuat keputusan yang tepat dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.
  • Peningkatan Berkesinambungan: Dengan melacak metrik dari waktu ke waktu, tim SDM dapat mengidentifikasi tren dan melakukan penyesuaian pada proses pengadaan mereka. Pendekatan berulang ini mengarah pada hasil yang lebih baik.
  • Efisiensi dan Penghematan Biaya: Metrik membantu mengidentifikasi inefisiensi dalam proses pengadaan. Ketika masalah ini diatasi, organisasi dapat mengurangi waktu untuk mengisi dan biaya per perekrutan.
  • Mengoptimalkan Kualitas Kandidat: Metrik kualitas perekrutan membantu memastikan bahwa kandidat yang didapatkan tidak hanya banyak, namun juga cocok untuk organisasi. Hal ini menghasilkan retensi karyawan yang lebih tinggi dan performa kerja yang lebih baik.

Tanggung Jawab Pencari Bakat

Talent Sourcer memainkan peran penting dalam proses pencarian SDM. Tanggung jawab mereka meliputi:

  • Identifikasi Kandidat: Pencari bakat bertanggung jawab untuk mengidentifikasi kandidat potensial melalui berbagai saluran. Ini mungkin termasuk menggunakan papan lowongan kerja, platform media sosial seperti LinkedIn, dan jaringan profesional.
  • Penjangkauan Kandidat: Setelah kandidat potensial diidentifikasi, pencari kerja akan menghubungi mereka. Mereka menjangkau untuk mengukur minat mereka pada organisasi dan lowongan pekerjaan tertentu.
  • Membangun kumpulan talenta: Sourcer membuat dan memelihara talent pool atau pipeline. Database ini menyimpan informasi tentang kandidat potensial, memastikan sumber talenta yang memenuhi syarat untuk posisi di masa depan.
  • Jaringan: Membangun dan mempertahankan jaringan profesional yang kuat sangat penting bagi para pencari tenaga kerja. Jaringan membantu mereka mengakses kumpulan talenta yang lebih luas dan memanfaatkan referensi.
  • Memanfaatkan Teknologi: Sourcers menggunakan berbagai alat dan teknologi untuk merampingkan proses sourcing. Ini dapat mencakup sistem pelacakan pelamar, perangkat lunak manajemen hubungan kandidat (CRM), dan alat bantu pencarian yang didukung oleh AI.
  • Penilaian Kandidat: Meskipun biasanya tidak bertanggung jawab untuk melakukan penilaian kandidat secara mendalam, sumber daya manusia dapat terlibat dalam menilai kandidat untuk kualifikasi dan keterampilan dasar untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan pekerjaan.

Keterampilan Pencari Bakat

Apa yang dimaksud dengan Sumber Daya Manusia? Definisi, Metrik, dan Pentingnya-003
Agar efektif dalam peran mereka, pencari bakat harus memiliki kombinasi keterampilan teknis dan interpersonal. Beberapa keterampilan utama untuk pencari bakat meliputi:

  • Keterampilan Riset: Pencari tenaga kerja harus mahir dalam riset online untuk mengidentifikasi kandidat potensial dan mengumpulkan informasi tentang mereka.
  • Keterampilan Komunikasi: Keterampilan komunikasi yang kuat sangat penting untuk menjangkau kandidat potensial dan membangun hubungan dengan mereka.
  • Keterampilan membangun jaringan: Membangun dan mempertahankan jaringan profesional sangat penting. Para pencari kerja harus terampil dalam membangun jaringan di dalam industri dan menghadiri acara-acara yang relevan.
  • Analisis Data: Memahami dan menafsirkan metrik dan data sumber sangat penting untuk melakukan perbaikan pada proses pencarian.
  • Kemahiran Teknologi: Keakraban dengan alat dan perangkat lunak sourcing, seperti sistem pelacakan pelamar dan sistem CRM, sangat penting.
  • Kemampuan beradaptasi: Lanskap pencarian talenta terus berkembang. Para pencari kerja harus mudah beradaptasi dan terbuka untuk mempelajari strategi dan alat baru.
  • Perhatian terhadap Detail: Ketepatan sangat penting dalam mengidentifikasi kandidat yang tepat dan menjaga catatan yang akurat dalam kumpulan talenta.

6 langkah kunci untuk mencari kandidat

Berikut adalah 6 langkah kunci untuk mencari kandidat yang efektif:

  • Tentukan Kualifikasi: Pahami kualifikasi peran melalui diskusi dengan manajer perekrutan dan tinjauan resume untuk mengidentifikasi profil kandidat yang ideal.
  • Memanfaatkan Berbagai Saluran: Gunakan berbagai saluran pencarian, termasuk opsi online seperti papan lowongan kerja, jejaring sosial, dan acara tatap muka seperti pertemuan, konferensi, dan referensi.
  • Mempersonalisasi Pesan: Buatlah pesan yang dipersonalisasi dengan menyebutkan setidaknya dua detail unik tentang kandidat untuk meningkatkan tingkat respons.
  • Ikuti Irama Penjangkauan: Terapkan jadwal penjangkauan, seperti email yang dipersonalisasi, panggilan telepon, email tindak lanjut, dan pesan teks, sesuaikan sesuai kebutuhan.
  • Memelihara Kandidat: Libatkan kembali kandidat yang ditolak untuk peluang di masa depan, pertahankan kumpulan talenta dan lacak alasan tidak terpilihnya mereka.
  • Mengevaluasi Metrik: Lacak metrik seperti waktu untuk merekrut, tingkat konversi, dan biaya per perekrutan berdasarkan sumber secara berkelanjutan untuk meningkatkan proses sourcing Anda.

Kesimpulan

Sumber SDM, sering disebut sebagai sumber talenta, adalah proses strategis yang memainkan peran penting dalam upaya rekrutmen dan akuisisi talenta organisasi. Proses ini melibatkan identifikasi dan melibatkan kandidat potensial, membangun saluran talenta, dan memanfaatkan berbagai saluran dan teknologi. Untuk mengukur efektivitas proses ini, metrik sumber SDM sangat penting, memungkinkan keputusan berbasis data, peningkatan berkelanjutan, dan penghematan biaya.

Talent sourcer adalah para profesional yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi pencarian SDM, dan mereka memiliki berbagai keterampilan, mulai dari penelitian dan jaringan hingga analisis data dan kemampuan beradaptasi. Dengan menguasai keterampilan ini dan memahami pentingnya metrik, mereka dapat berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan organisasi mereka dalam menarik talenta terbaik. Karena lanskap talenta terus berkembang, sumber SDM akan tetap menjadi elemen penting dalam upaya rekrutmen strategis. Aniday berharap blog ini bermanfaat bagi Anda

Posting terkait